views

Arinal Beri Waktu Sepekan Pengisian Direksi Bank Lampung

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan hasil Rapat Umm Pemegang Saham (RUPS) tertutup bersama kepala daerah se-kabupaten/kota dan Direktur Utama (Dirut) Bank Lampung.

RUPS itu digelar di Lantai 4 Kantor Bank Lampung, Jalan Wolter Monginsidi No.182, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Rabu (12/02/2020).

Gubernur menyampaikan hasil rapat, RUPS itu memang dilakukan rutin dan ada pula yang sifatnya tahunan.

“Kalau yang tahunan itu bahasannya tentang mempertanggungjawabkan kinerja, program-program yang akan datang,” ujar Arinal.

Kemudian, membahas RUPS yang bersifat luar biasa, seperti yang barus saja dibahas saat rapat tadi misalnya, untuk mengisi kekosongan direksi-direksi, karena ada beberapa anggota komisaris direksi yang kosong.

“Untuk mengatasi masalah ini, saya minta kepada Bank Lampung harus menyelesaikan ini dalam tempo sepekan, kemudian langsung dilakukan fit and propert test,” jelas gubernur.

Diterangkan, perlu pengawasan dalam pengisian persoalan kekosongan direksi-direksi.

“Ini Bank pemda. Dalam persoalan sekarang ini harus ada pengawasannya. Harus ada peningkatan saham. Oleh karena itu saya berharap sesuai dengan provinsi yang lain, untuk menggunakan penyertaan modal, karena penyertaan modal masih jauh. Selain itu, komunikasi dengan pemerintah selaku pemegang saham perlu ditingkatkan,” ungkap Arinal.

Direktur Utama Bank Lampung, Eria Desomsoni, mengatakan hasil rapat ini tujuannya untuk Bank Lampung menjadi lebih baik lagi.

“Ya, kita sekarang masih buku 1. Kita berharap menjadi buku 2. Tadi sudah kita putuskan, dari sumber-sumber yang ada itu bisa kita capai. Jadi ada beberapa hal yang memang bagus, baik itu setoran modal dari penanam saham, maupun dari upaya-upaya internal,” terangnya

“Kita bisa membagikan deviden dari laba Rp 149 miliar seluruh ke pemegang saham sebesar 60 persen. Jadi lebih kurang Rp 89 miliar,” tambah Eria.

Mengenai pengisian jabatan yang kosong, menurut dia, hal ini sudah proses di kantor OJK pusat. Untuk Komisaris Utama maupun Direktur operasional. Jadi sudah tinggal proses saja.

“Kalaupun itu nanti sudah selesai diproses dari OJK pusat dan setelah ada rekomendasi, segera ada RUPS kembali untuk penetapan,” kata Eria. (sandi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perpustakaan Provinsi Lampung Dikunjungi Peneliti dari Australia

Kam Feb 13 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]