views

Perpustakaan Provinsi Lampung Dikunjungi Peneliti dari Australia

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Prof. Margareth dari Monash University Australia didampingi Asisten Editor, Barry dan Destari, melakukan penelitian seni budaya Lampung.

Kunjungan tersebut diterima Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ferynia, di ruang kerjanya, Rabu (12/02/2020).

“Kami mengucapkan selamat datang di daerah Sai Bumi Ruwa Jurai sekaligus mengapreasi kunjungan Prof. Margreth yang melakukan penelitian dalam rangka mengangkat seni budaya Lampung. Kami tentunya sangat surprise dikunjungi oleh Prof. Margareth, semoga kunjungannya akan membawa manfaat bagi perkembangan seni budaya daerah Lampung”, ujar Ferynia.

Prof. Margareth menilai bahwa daerah Lampung memiliki kekhasan seni dan budaya. Beragam seni dan budaya meski berbeda, namun mampu menyatu dan menunjukkan tradisi dan kreasi yang indah.

“Saya berharap dengan kunjungan ini, akan banyak memperoleh masukan serta informasi terkait dengan keanekaragaman seni dan budaya daerah Lampung yang sarat akan tradisi dan kreasi yang indah yang menurut saya ini sangat luar biasa.”. Ujar Margareth.

Dalam penjelasan Kepala Seksi Deposit Tito Budi Raharto, bahwa proses pengadaan buku didapat dengan beberapa metode yaitu melalui pembelian, hadiah dan tukar menukar. “Kami sering lakukan hunting untuk memperoleh buku guna koleksi kami di dinas perpusarsip terkait sejarah dan seni, maupun adat budaya di masing-masing kabupaten/kota.” Ujarnya

Ditambahkan oleh Kasi Akuisis Mimi Abriyani dan Kasi Pengolahan Bahan Pustaka Seprina, bahwa penambahan koleksi memang suatu keniscayaan, karena kinerja Perpustakaan salah satunya diukur dengan jumlah koleksi bahan pustaka yang up to date.

Selanjutnya Prof. Margareth yang didampingi Kadis Perpusarsip Ferynia, Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Heriyansyah dan Pustakawan Nellawaty Ningsih berkesempatan meninjau dan melihat dari dekat Ruang Bidang Deposit, Akuisisi dan Pengolahan Bahan Pustaka.

Dalam peninjauan, Prof. Margareth sangat kagum dan mengpresiasi, ternyata koleksi bahan bacaan Dinas Perpusarsip sangat “berharga” untuknya sebagai referensi dalam penelitiannya.

Adapun buku yang minta untuk di copy adalah 1 (satu) buah buku tentang “Gamolan Peghing” dan 1 (satu) lagi adalah tentang Alat Musik Tradisional.

“Saya tolong minta copy bukunya ya,” ujar Margareth dengan senangnya. (rilis/sandi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua Pokdar Lampung Hadiri Pelantikan Ketua Umum di Jakarta

Kam Feb 13 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]