views

Kades Dipenjara, Sekda Lampura: Jangan Main-Main dengan Dana Desa

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) mendukung langkah aparat penegak hukum (APH) dengan dijebloskan ke penjara, oknum kepala desa (Kades) di kabupaten tersebut karena kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2017.

“Ya, pemkab tentu men-support langkah-langkah yang diambil APH, karena APH bekerja sesuai SOP melalui pulbaket, lidik dan sidik,” kata Pj. Sekdakab Lampura, Sofyan, Selasa (18/2/2020) malam.

Namun, dia menyayangkan ada oknum kepala desa di Lampura yang terjerat dugaan korupsi dana desa.

“Kepada para kepala desa se-Lampung Utara yang mengelola dana desa dengan jumlah yang tidak sedikit itu, hendaknya benar-benar tahu dan memahami semua peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan dana desa. Mulai dari merencanakan, menggunakan atau membelanjakan hingga mempertanggungjawabkannya,” imbau Sofyan.

Untuk tahu dan paham, tentu para kades harus mau belajar dan tidak malu untuk bertanya, berkonsultasi dengan pihak-pihak yang mengerti tentang aturan yang berlaku.

“Peran OPD seperti camat, tenaga ahli dan pendamping menjadi penting dan menentukan akan keberhasilan program dana desa, melalui kegiatan pembinaan dan monitoring,” jelas Sofyan.

Dia berharap kepada seluruh kepala desa se-Lampung Utara untuk tidak berlama-lama memegang uang tunai, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Harus segera dibelanjakan sesuai peruntukannya. Dengan demikian dana desa akan memberikan manfaat bagi kemajuan pembangunan desa dan masyarakat, serta para kades akan nyaman, terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Sofyan.

Diketahui, pencairan dana desa dilakukan secara tiga tahap. Tahap pertama sebesar 40 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 20 persen. Masing-masing tahapan harus memenuhi syarat dan ketentuan. (rasul)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Anggota DPRD Tubaba Lampung Sadimin Siap Dikonfrontasi soal Kepemilikan Lahan Sepak Bola

Sel Feb 18 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]