Marak Gajah Turun Gunung, Parosil Harapkan Bantuan Pemerintah Provinsi

10

Headlinelampung.com, LAMPUNG BARAT – Beberapa minggu terakhir santer diberitakan sekawanan gajah yang membuat resah warga di kecamatan suoh karena masuk kedalam perkebunan dan pemukiman warga, bahkan sempat merusak beberapa rumah kebun warga setempat.

Ternyata tidak hanya sampai disitu, dua hari yang lalu warga Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Lambar juga digegerkan oleh seekor gajah berukuran besar berada tidak jauh dari pemukiman warga.

Maraknya gajah turun gunung, atau keluar dari hutan yang menjadi habitatnya, membuat Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus angkat bicara.

Parosil atau yang akrab disapa pakcik ini mengungkapkan, kejadian gajah liar masuk ke dalam kebun warga sudah berulang secara terus menerus.

BACA JUGA:  Samsat Liwa Salurkan Bantuan Beras ke Masyarakat Kurang Mampu

“Kejadian seperti ini terus berulang setiap tahun, dan sebenarnya kewenangan penuh itu ada ditangan pemerintah provinsi. Namun kita tetap melakukan upaya-upaya koordinasi dengan pihak provinsi, TNBBS, untuk penanganannya,” Ungkap Pakcik kepada headline lampung Rabu (09/10)

Pakcik berharap pemerintah Provinsi bisa membantu dalam penanganan gajah di Lampung Barat.

“Saya berharap kepada pemerintah provinsi bisa memberikan penanganan dan perhatian khusus terkait keberadaan gajah di Suoh dan padang cahya ini,” Harapnya.

Sebelumnya, Heri Gunawan tokoh masyarakat pekon padang cahya, yang juga anggota komisi III DPRD Lampung Barat, mengaku mendapat telepon dari warga Padang Cahya tentang adanya gajah yang mendekat ke pemukiman warga.

BACA JUGA:  Pasien Positif Corona Asal Lambar Meninggal di RSUAM

“Banyak warga yang tidak berani melintas di jalan yang menghubungkan Pekon Sedampah dengan Padang Cahya karena mendengar suara gajah tersebut,” Ucap Heri.

“Setelah saya terima telpon dari warga, saya langsung sampaikan ke Polhut dan Pak Sekda Akmal Abdul Nasir. Dan Alhamdulillah semua tim baik Polhut, Pol PP dan Babinkamtibmas langsung melakukan penyisiran ke asal suara gajah tersebut,”Pungkasnya. (Hendri)