Warga Sribasuki Kotabumi Geger, Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Dalam Rumah

208

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA-Warga RT 04 RW 02 Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang menebar aroma tak sedap. Mayat tersebut, ternyata bernama Tjhun Min bin Khiong (67).

Tjhun Min pertama kali ditemukan dalam rumah miliknya di bilangan gang Nusa Indah jalan Ahmad Akuan Sribasuki, Jumat (02/04/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

Babinsa Sribasuki Koptu Dwi Sasmito saat berada di lokasi penemuan menjelaskan, kronologis penemuan mayat tersebut.

Menurut penjelasannya, saat itu Ketua RT 04 kelurahan Sribasuki, Didon menerima adanya laporan dari warga setempat bahwa di rumah korban bernama Tjhun Min bin Khiong banyak lalat dan bau busuk yang menyengat. Kemudian, kata Koptu Dwi Sasmito, Pak RT Didon menghubungi dirinya.

“Menerima informasi dari Pak RT, saya lamgsung mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP). Setiba dilokasi, saya bersama Pak Ketua RT langsung mengecek sumber aroma busuk tersebut di rumah korban.

BACA JUGA:  Wabup Fauzi Hadiri Kegiatan Forum Anak di Panggung Rejo

Dengan memanjat tembok belakang rumah korban lalu kami melihat korban Tjhun Min telah meninggal dunia dengan kondisi terlentang dilantai dapur rumah,” jelas Koptu Dwi Sasmito.

“Korban saat itu menggunakan celana pendek dan tidak mengenakan baju,” ujar Dwi.

“Kondisi korban sudah di rumuni lalat dan semut, kemudian kami langsung menghubungi anggota Polres Lampung Utara. Dan setiba dilokasi, tim dari Polsek Kotabumi dan Reskrim Polres Lampung Utara langsung melakukan pendobrakan pintu depan rumah korban, dimana saat itu pintu sedang dalam keadaan terkunci,” jelasnya.

Setelah itu, lanjut Koptu Dwi Sasmito, anggota Polres Lampung Utara melakukan oleh TKP dan selanjutnya mereka menghubungi pihak medis untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi.

BACA JUGA:  Dua Kasat di Polres Kota Metro Kembali Dimutasi

Dalam hal ini, jelas Koptu Dwi Sasmito, pihak keluarga korban, Junaidi (kakak korban) tidak menginginkan korban Tjhun Min untuk dilakukan autopsi jenazah dan pihak keluarga telah membuat surat pernyataan.

Senada dengan itu, Ketua LK 02 Sribasuki, Debi juga menceritakan terkait kejadian tersebut.

Menurut Debi, saat kejadian ditemukannya jenazah Tjhun Min dalam keadaan membusuk di dalam rumahnya, anak dan istri korban sedang berada di Jakarta.

“Saat di temukan, korban Tjhun Min sudah tidak bernyawa, diduga korban sudah 3 hari meninggal dunia. Korban memiliki riwayat sakit diabetes. Ceceran darah yang mulai menghitam di sekitar jasad korban di duga faktor saat terjatuh kepala korban terbentur dan hingga keluarkan darah di bagian kepala,” ujarnya kepada SKH Media Rakata grup Headlinelampung saat sedang dilokasi kejadian. (*/dra)